Laman

Senin, 11 Januari 2016

Himbauan Kepada Orang Tua & Calon Mertua



1. Jika seorang anak perempuan memiliki keinginan untuk menikah. Maka janganlah engkau melarangnya atau ia akan mencari 'alternatif' untuk bertindak diluar aturanmu.

2. Dan sudah seharusnya sebagai orang tua bisa memahami bahwa dengan menikahkan anaknya justru akan lebih menjaga kehormatan dan kemuliaan anak dan keluarga besarnya.

3. Disamping menjaga
dan mendidik anak. Orang tua juga sudah seyogyanya mampu mengarahkan dan mempersiapkan anaknya ketika sudah memiliki keinginan untuk menikah.

4. Maka, janganlah bersikap apatis terhadap keinginan anak anda untuk menikah. Jangan beranggapan bahwa mereka masih anak-anak. Bantu anak anda untuk mempersiapkan pernikahannya.

5. Sikap anda menentukan bagaimana masa depan anak anda. Jika terjadi 'kecelakaan' jangan sepenuhnya menyalahkan dan mengucilkan si anak. Renungkanlah, mungkin ada diantara sikap anda yang menyebabkan si anak terjerumus kedalam musibah tersebut.

6. Tidak ada salahnya menikahkan anak di usia muda atau ketika ia sudah memiliki keinginan untuk menikah. Jangan memikirkan gengsi apalagi anggapan orang lain kenapa harus menikah muda. Karena menikah juga termasuk Ibadah.

7. Sebagai orang tua, jangan menjadikan persoalan financial sebagai persoalan puncak. Namun bukan bearti juga meremehkan persoalan financial. Perhatikan Aqidah & Akhlaqnya, karena kelak hal itu yang akan membimbingmu berkumpul kembali di al Jannah. bukan uang!

8. Membiarkan anak berpacaran atau terlalu lama berpacaran hanya akan semakin memperkeruh keadaan dan menimbulkan masalah-masalah pelik. Bahkan tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Jangan sampai itu terjadi!

9. Membiarkan anak sendirian dengan alasan untuk melanjutkan studi (padahal terbesit hasrat untuk menikah) juga merupakan sikap yang kurang tepat. Karena jika hasrat tersebut tidak segera tersalurkan khawatir si anak (bisa) OUT OF THE RULE!

10. Jangan beranggapan bahwa akan kehilangan kasih sayang anak terhadap orang tuanya. Justru dengan orang tua menikahkan anaknya dengan calon yang 'tepat' (Baik Agama & Akhlaqnya serta bertanggung jawab) akan menambah kasih sayang terhadap orang tua. bahkan keluarga besar.

11. Nikahkanlah anak dengan sosok yang baik agamanya. Jika orang tua tidak mampu memilihkan, maka biarkan anak memilih jodohnya sendiri (jika ia sudah paham). Orang tua cukup mendukung, mengarahkan dan membantu mempersiapkan yang seharusnya.

12. Menikahkan anak dengan sosok yang baik agamanya merupakan aset penting dunia dan akhirat. Ketika orang tua meninggal, do'a anak yang shalih akan senantiasa mengalir menerangi pekatnya alam barzakh dimana manusia menanti datangnya hari penghisaban.

13. Jangan berpikir bahwa kita (orang tua) paling mengetahui apa yang terbaik untuk anak. Coba berusaha pahami apa keinginan anak, jangan ketika anak memiliki keinginan untuk menikah kemudian sebagai orang tua malah melarangnya. Banyak yang mengklaim demikian, tapi akhirnya anak mengalami tekanan bathin atas apa yg dirasakannya. Mengertilah dan pahamilaah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar